Rabu, 17 April 2013

ANGIN

ANGIN
oleh Erlin Erlina Soraya

Mengenalmu sebagai angin
bukan baru kemarin
kenapa kaumengira
aku lebih suka menunggu siur lain
ketika angin menyapa

Merasakan sejuk angin tak seperti siurnya
pada punggung kasih angin bersandar
sendiri ia datang selalu dengan berani
tak perduli meski lelah singgah berkali

mengingat kau yang selalu tanya, "sayang, aku datang?"


BNA Wanadadi 16042013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar