KAU MATAHARIKU I
semakin terlihat samar
pandangan mengabur nyaris lenyap
aku hanya ingin sepotong tatap
di antara jiwa yang kian meluruh
jangan lagi kau bertanya
kenapa bintang sembunyi di balik bulan
di sudut cakrawala ia memujamu
merindukan senyum pesonamu
di sepanjang fajar ku sentuh cahaya
ku hirup udara lepas lepaslah sesak
satu satu terhela, namun nafas tak jua lega
duhai Kau
Kekasih pujaan
Kau tempatkan aku
pada kenyataan panjang
hingga ku harus menahan
dahsyatnya badai gelombng
duhai Sang penggenggam kehidupan
jangan kau henti seketika
biarkan aku merindukan pagi
di saat pekat malam datang
merindukan senja
disaat sore menjelang
boleh aku yakini
kekuatan itu
hanya masih sembunyi
mengudara di sekelilingku
dan aku ...
BANJARNEGARA 30/07/201
semakin terlihat samar
pandangan mengabur nyaris lenyap
aku hanya ingin sepotong tatap
di antara jiwa yang kian meluruh
jangan lagi kau bertanya
kenapa bintang sembunyi di balik bulan
di sudut cakrawala ia memujamu
merindukan senyum pesonamu
di sepanjang fajar ku sentuh cahaya
ku hirup udara lepas lepaslah sesak
satu satu terhela, namun nafas tak jua lega
duhai Kau
Kekasih pujaan
Kau tempatkan aku
pada kenyataan panjang
hingga ku harus menahan
dahsyatnya badai gelombng
duhai Sang penggenggam kehidupan
jangan kau henti seketika
biarkan aku merindukan pagi
di saat pekat malam datang
merindukan senja
disaat sore menjelang
boleh aku yakini
kekuatan itu
hanya masih sembunyi
mengudara di sekelilingku
dan aku ...
BANJARNEGARA 30/07/201
Tidak ada komentar:
Posting Komentar