Jumat, 05 April 2013

PERJALANANKU

oleh Erlin Erlina Soraya (Catatan) pada 21 Oktober 2012 pukul 0:35 
 
susah payah aku naik turun bukit berkabut
dari mendung siang hingga temaram senja memudar jingganya
aku pergi ke sebuah tempat
menaruh raga ketika lelah

aku berharap mendung tadi mengundang hujan
membawa pelangi, yang berjuntai seperti selendang penari
dan biar kularung pandanganku ke sana
pada ujung langit hingga bumi

malam ini, bulan sangat pemalu
dia selalu datang ketika malam menjelang
hanya pada gemintang dia banyak bercerita
tentang rindunya pada matahari

seringkali bulan sembunyikan sinarnya
yang keperakkan di balik awan
dia lebih suka hanya menitipkan pesan pada hujan
untuk mengikat rindu lewat tetesnya

waktu yang telah memisahkan aku dengannya
ke depan sana adalah rajutan misteri
yang tidak kumengerti

Kekasih
pasti Kau telah dengar gelisahku
kesudahan derita adalah keinginan
entah hanyut di lautan nyeri
hingga layar sabar mesti dikembangkan
demi lajunya perahu kebahagiaan


BNA Wanadadi 22/10/2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar