TAK PERNAH SUDAH
oleh Erlin Erlina Soraya
Bersua dengan-Mu, masih menjadi mimpi, mendengar kalam-Mu cukup
kumerasa Kau masih selalu ada. Setiap malamku adalah mengingat-Mu di
kesunyian dengan ketenangan. Menyendiri bersama senyap, pejamkan mata memanggil mimpi.
Sebentar Kau bangunkan aku, guna menikmati hidangan yang tak pernah kujemu.
Malam ini bukanlah malam pertama, aku merasakan sunyi yang damai. Di
bawah sinar bulan yang yang menyelinap di sela, bersimpuhku merasakan
kasih sayang-Mu, yang tak pernah sudah.
Malam semakin merayap,
hingga sepi semakin meraja, aku sangat menyukainya. Tetabuhan yang di
dendangkan binatang malam makin kentara...sejak tadi aku sudah
benar-benar menikmatinya, dari sejak sayup-sayup, kumulai terhanyut di
kedalamannya, hingga kuingat segala hal yang telah aku lalui sebelum
malam ini.
Ah, Kau...
BNA Wanadadi 27042013
Ilustrasi: Lukisankarya Erlin Erlina Soraya
Cat air di atas kertas A3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar