Minggu, 05 Mei 2013

BANGUNKAN AKU DARI MIMPIKU


Aku hanya ingin mengatakan cinta, ketika Kau menyapa di sepertiga. Jangan pergi, Kau lihat ini... robekan yang telah ada bertahun-tahun lalu. Entah aku terluka untuk siapa duhai Kau yang Maha cinta...

Seperti saat yang selalu kutakutkan, meredupnya matahari sehingga aku mesti kehilangan sepotong tatap, di terangnya siang. Pada malam setelah ku hampir menyerah kalah, sehingga aku hampir melepaskan teriak. Kau satu-satunya yang mendekap.

Setiap saat aku berharap, masih ada hari yang sempurna, untuk sebuah pengaduan. Ada yang mendengar, melihat, merasakan tanpa kuteriakkan suara.

Luaskan hatiku yang kecil lagi sempit, sehingga bisa kulihat lesat bintang-Mu di bentang langit. Lalu kurasakan Kau ada di balik cahaya lesatan itu. Biar kupagut malam di keheningannya. Kunikmati sendiri bersama-Mu. Dan akan terus aku tunggu, bulan malam yang menyabit hingga purnama tiba.

Aku tahu, Kau tidak sedang diam, ketika ku ceritakan mimpiku dalam tidur singkatku. Hingga ku menangis di sela sujudku,  aku hanya ingin mendekat, dan berharap, kau membangunkanku, dari mimpi-mimpi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar