ADALAH KAU DAN AKU, KEKASIH
oleh Erlin Erlina Soraya
Ketika kuingat asa, setelah pada Dia adalah kau
Ada yang mengecup ketika pagi, setelah Dia, itu juga pasti kau
Rindu yang menjejak, kidungnya yang menyapa
Setelah dia, itu kau
Hadirmu yang semilir, tak diam, namun kutemu keteduhan
Di sana, di tiap lorong yang terlewat, kilat senja yang terlihat
Pun lirih lagu rindu syahdu, membuatku merasa
Semakin cantik di hadapanmu
Kekasih, di tiap rinduku, doa untukmu
Tiap helai kasih sayang, kan kurajut menjadi lembar bahagia
Haru yang semakin biru, menjadi hiasan di pelataran
Terhampar, permadani kemenangan
Bersamamu belahan hati belahan jantungku
Telah berpuluh tahun menyaksi jaman terus berlalu
Telah berjuta warna yang singgah, lalu kita bawa terbang
Membuka tabir langit kelam
Kau, dan aku...bertemu di atas dunia yang tak selebar daun
BNA Wanadadi 27072013
Ilustrasi: Koleksi EES
Tidak ada komentar:
Posting Komentar