SENYUM
oleh Erlin Erlina Soraya
Senyumku ini akan sepanjang usia, hingga kelak Kau tak mengijinkanku. Entah perih, entah luka, biarkan senyumku abadi di sana. Kumencari hingga kutemu cinta yang bernama Kau...yang menunjukan padaku nyanyian semesta.
Di gelombang rindu-Mu biarku bersemayam, berlayar menuju cinta-Mu, lalu tunjukkan padaku sepotong bintang jatuh, sehari satu, biar kuhimpun di kedalaman hatiku, dan akan kunamai bintang-bintang sebagai bahagia.
Pada-Mu selamanya kuminta ijin, untuk bertemu. Kau adalah secarik alamat yang sedang kucari. Kau tahu, setiap kuhenti kutanam sunyi. Di tiap taman-Mu kusemai cinta abadi.
BNA Wanadadi 20082013
oleh Erlin Erlina Soraya
Senyumku ini akan sepanjang usia, hingga kelak Kau tak mengijinkanku. Entah perih, entah luka, biarkan senyumku abadi di sana. Kumencari hingga kutemu cinta yang bernama Kau...yang menunjukan padaku nyanyian semesta.
Di gelombang rindu-Mu biarku bersemayam, berlayar menuju cinta-Mu, lalu tunjukkan padaku sepotong bintang jatuh, sehari satu, biar kuhimpun di kedalaman hatiku, dan akan kunamai bintang-bintang sebagai bahagia.
Pada-Mu selamanya kuminta ijin, untuk bertemu. Kau adalah secarik alamat yang sedang kucari. Kau tahu, setiap kuhenti kutanam sunyi. Di tiap taman-Mu kusemai cinta abadi.
BNA Wanadadi 20082013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar