Minggu, 05 Oktober 2014

MAAFKAN, BU..


Jika riuhku menorehkan luka
diamku memahatkan duka
sebab meski telah kuhimpun lagi keping cinta
yang retak olehku
tak terhapuskan kesalahanku 


Seringkali
tak kuhirau cintamu
yang bagai air mengalir
sejuk seperti di padang gersang
kutepis hangat sentuhanmu
maafkan, bu...

Dalam senyap malam
ijinkan kusandingkan hati
di kedalaman relung hatimu
jangan pernah sirnakan aku

Ibu..
jangan biarkan aku
terpuruk
tanpa maafmu...
BNA Wanadadi 02072013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar