Jumat, 19 Desember 2014

ROSE IV

ROSE

Kau hanya serupa wangi yang tersuguh di setiap burtuh. jika datang pagi, siang tercampakkan, pun jika sore... Malam kau terbuang. Baginya.

Menangisnya cemara berjajar di luar jendela, kau...pasti dengar. Duhai, bahkan kau tak merasa iba pada dirimu sendiri. Saat rintih itu mengundang gigil di tubuh rapuh.

Tak bosannya angin mendatangimu, mengajak, menerbangkanmu... Menembus cakrawala, mendengar nyanyian semesta... Meninggalkan hening mencekam.

Namun kau...

BNA, 19122014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar