beri aku mimpi, kekasih
tentang rindu yang sembunyi
di putihnya awan
di semak hati
ketika kasih tumbuh
pada malam
pada senja yang selalu jingga
pada pagi yang selalu menunggu sengat matahari
pada hujan yang tak selalu rintik
pada kau yang selalu, membawaku
pada rasa cinta
seperti ringkik kuda
yang menggetarkan dada
seperti guratan mentari
yang mengundang kupu-kupu
menebar pesona hingga petang
mengepak cinta di dada dengan kerling jelita
melelehkan rasa diantara bunga
aku diam
terngiang rayuan malam
pada perak kilatan sinar bulan
menantimu kekasih
aku terbang ke awan putih
ketika kelopak melati
takkan lepas
hingga tertulis berbait puisi
ketika sepi
ketika bias matahari mulai menari
dan puisi
tak pernah ingkar janji
aku, kau...
adalah puisi
BNAAY Wanadadi 13/10/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar