oleh Erlin Erlina Soraya (Catatan) pada 26 November 2012 pukul 4:12
Luka itu tak cukup membenamkanku
aku tak mengenal kesedihan
ketika malamku ngilu
menjadikannya dendang lagu
Dengar duhai kau impian
lelapkan aku malam ini
kau hadirlah dengan rasa
dengan senyum
sehingga dingin
tak lagi sekawan senyap di tepi malam
Rindu yang kusemai tak sanggup berjanji
entah bila bertahan pada dahaga
yang telah lubang ia menjelma
cinta tak terkata
Esok aku ingin memburu biru
bersejajar tak terlalu dekat
merasakan anginnya membelai punggung
menikmati tarian gelombangnya
Kali ini aku mendengar doa di sela riaknya
BNA Wanaadi 26/11/2012
aku tak mengenal kesedihan
ketika malamku ngilu
menjadikannya dendang lagu
Dengar duhai kau impian
lelapkan aku malam ini
kau hadirlah dengan rasa
dengan senyum
sehingga dingin
tak lagi sekawan senyap di tepi malam
Rindu yang kusemai tak sanggup berjanji
entah bila bertahan pada dahaga
yang telah lubang ia menjelma
cinta tak terkata
Esok aku ingin memburu biru
bersejajar tak terlalu dekat
merasakan anginnya membelai punggung
menikmati tarian gelombangnya
Kali ini aku mendengar doa di sela riaknya
BNA Wanaadi 26/11/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar