Selasa, 09 April 2013

Hanya Kau

oleh Erlin Erlina Soraya (Catatan) pada 10 Oktober 2012 pukul 1:34 

badai pucat melemparku
di gerbang sunyi
gerbang yang menyuguhkan
remah-remah kenangan

air mata tersembunyi
di balik belukar kata
tak memudar juga kenangan itu
membuat aku yang pucat, semakin pasi

malam merayap semakin dalam
namun langit kian gagah
aku butuh hujan keberanian
untuk beribu rona kasih
yang aku rindukan

seperti alam yang tak terukir di atas jiwa
segera musnah
adalah siksaan jika bergantung padanya
dan aku takkan tertuju ke alam bawah ini

telah aku bisikkan pada-Mu berulang kali
aku tak memerlukan apapun lagi
kecuali Kau
hanya Kau


BNA Wanadadi 11/0/2012
Ilustrasi: Resim & Fotograf & Eftelya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar