Selasa, 09 April 2013

KAU, KEKASIH...



itu bukan apa-apa
ia hanya bagian dari nikmat luar biasa
panas terik
gigilnya dingin
pun air mata rindu

kusemai dzikir di taman-Mu
kulantun do'a di simpuh sujud kelam malam-Mu
kutumpah rindu ketika kusebut asma-Mu

Kauhias hamparan sajadahku
dengan putihnya melati
hingga tak menyisa lara

Kekasih
kucinta Kau
di tiap hela nafas
kucinta kau, tiap detik nadi jantung berdetak
kucinta kau, tiap gerak tubuh sentuh indra

Engkau tahu sungguh kutergesa
Rengkuh raihlah aku segera
kan kudekap harum mahabah
terbangkan aku ke langit-Mu
biar kuleluasa
menghela nafas lega

5 Agustus 2012 pukul 2:59




Tidak ada komentar:

Posting Komentar