Selasa, 02 April 2013

KAU HDUPKAN MALAM, DAN AKU?

kau bangkit dari tempat tidurmu
kautinggalkan empuknya kasur
dan hangatnya selimutmu 
kaukalahkan kantuk semalaman
sampai terbit fajar 

Keinginanmu berdiri dan duduk
di pekat malam simpuh, tahajud

kaulupakan tidur malam
kaupeluk kegelapannya
kautumpahkan air mata

Sang Pemilik Arsy telah melihat
engkau memuji perjalanan malam
malam yang mati kauhidupkan
kaubelah langit
seolah kaulihat Dia di singgasana-Nya

Dan aku..
sedang terus merebut perhatian-Nya
setelah sekian masa berputar-putar
dalam ruangan asing serupa lingkaran api
terkurung, terperangkap seakan mati 

Jantungku seolah berayun-ayun mengingat itu
gugup, takut 
kedua kakiku tak teguh berdiri
 gemetar  
dahiku basah karena peluh yang tak terseka
mengucur jatuh, bersama bening di kelopak
yang mendesak 

 Duhai Kau, Kekasih...
aku hanya ingin malam ini menjadi indah
bersama-Mu tanpa rasa takut
dalam rasa hanya riuh-Mu yang kudengar
dan sebelum malam berganti pagi
berilah aku tanda


BNA Wanadadi 13032013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar