Aku selalu heran ketika ibu melarangku
berbagai alasan untuk menghalangiku pergi
ada kengerian yang terpancar di bola mata ibu
ketika ibu melihatku bernyanyi di bibir jurang
: aku bisa menjaga diriku ibu
tak hanya sekali ibu bertanya
kenapa aku lebih suka pergi, dan bernyanyi di bibir jurang
daripada menikmati serabi hangat yang hampir tiap pagi ibu siapkan
aku terlalu kecil untuk bisa menyampaikan perasaan
beribu bahkan berjuta perasaan
ketika aku berada di bibir jurang
adalah sebuah penantian yang tak pernah usai
ketika kumerasa begitu kehilangan
sampai bermimpi dia pasti akan datang
jika lagu kesayangannya aku nyanyikan
BNA Wanadadi 07/10/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar