oleh Erlin Erlina Soraya (Catatan) pada 2 November 2012 pukul 19:54
Disini, tempat aku dan kau bercerita
adalah keindahan
bersama, memandang bulan bintang dan melukiskannya tak habis-habis
kesukaan kita memandang dari rona merah bulan, hingga pias
tak beranjak sampai lelah singgah
Demi apapun juga aku tak ingin menukar keindahan
apa lagi setelah hadir
: ia yang kita beri nama cinta
Apa masih kau ingat keinginan kita
bersama bertahan bersabar mensyukuri karunia atas nafas yang terhela
menikmati hidup dengan gembira
seperti merpati yang tak pernah ingkar janji
Kita akan simpan cerita
tanpa berteriak pilu
tanpa rintih sakit yang meremas hati
Dan, kabut mulai menyapa
ketika dengkurmu syahdu di telingaku
melekat pekat bersama detak-detik di dinding kamarku
Mimpi telah lama menyapa dan membawamu terbang
padahal cerita yang kau minta bacakan
belum purna
Malamku kian hening
ketika dini menyapa cinta
BNA Wanadadi 02102012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar