melewatkan malam mengharap pagi
menyemai rindu sembunyikan hati
namun desir ini tak terhenti
kauingatkan aku
pada tarian itu
seirama seruling meniup rindu
lalu kaunyanyikan lagu
tentang luka masa lalu
kauceritakan padaku
bait bait sajak rindu
masih di bawah biru langit
ada dua hati berkait
masa ini tinggal sejenak ...
sisakan langkah dengan pijak
meski harap kian menyesak
tak kan kubiarkan luluh lantak
biar tak kulihat putih putih melati
harum melati masih kumiliki
BANJARNEGARA 06/08/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar