Selasa, 02 April 2013

MAAFKAN BUNDA


Menyesal ketika ku menyuruhmu pergi karena kesalku sendiri, sekian menit berlalu saja aku sudah sangat merindukanmu. Lebih suka mendengar rengekan manjamu meminta jajan dari pada aku kau tinggalkan meski hanya sebentar.

Sayang maafkan, bunda sedang tidak menyalahkan ketika kau tak sengaja sudah hancurkan teman harian bunda, penghantar bertemunya bunda dengan kawan. Itu kesalahn bunda.

Melihat sesal di matamu bunda tak kuasa memarahimu... Sedihnya dirimu ketika itu, bunda tahu. "Maaf bunda... Ajua tak sengaja" Sambil memelukku lirih berbisik.

BNA Wanadadi 02/12/2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar