/1/
meski cinta
masih memeluk entah
menyaksi luka di jiwa yang telah parah
namun setia cinta sirna, takkan pernah
ketika mendung, ketika hujan atau setelah itu
pada angin atau pada badai di atas bukit-bukit
datang dan pergi
riuh teriak, diam membisu atau setelah itu
masih salalu sama
: cinta itu
/2/
cintanya panas tak membakar
ceritanya merayap senyap
terlukis ia dengan diam
kekal
ketika minta jangan diuji
datang bertubi
hingga liuk uji mengakrabi
: cinta semakin menjadi
sekali sudah
takkan selesai
BNA Wanadadi 27/10/2012
meski cinta
masih memeluk entah
menyaksi luka di jiwa yang telah parah
namun setia cinta sirna, takkan pernah
ketika mendung, ketika hujan atau setelah itu
pada angin atau pada badai di atas bukit-bukit
datang dan pergi
riuh teriak, diam membisu atau setelah itu
masih salalu sama
: cinta itu
/2/
cintanya panas tak membakar
ceritanya merayap senyap
terlukis ia dengan diam
kekal
ketika minta jangan diuji
datang bertubi
hingga liuk uji mengakrabi
: cinta semakin menjadi
sekali sudah
takkan selesai
BNA Wanadadi 27/10/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar