AKU AKAN
mengingat setiap lupa
berjalan tanpa alas
memegang tanpa menyentuh
bernyanyi tanpa bersuara
melihat dengan terpejam mata
29/07
2)
SELAGI NAFAS
masih terhela
akan kuingat senyum tersisa
sejak sekian masa asa
apa kau dengar bisik dalam jiwa
tentang kisah yang terbingkai sekian lama
ketika mimpi memanggil
aku harap segera usai
gigil rinai hujan lelah mencoba
aku terheran ketika kutemui sebuah cermin
kenapa tak terpantul sama
apakah aku mesti terus takjub
pada cermin yang hilang bening?
29/07
3)
MENTARI ITU
berteman dengan lautan sepi
gelombangnya melipat rindu
03/08
4)
IYA
ketika ku merasakan ini
semkin kucinta kucinta
tiap hela nafas yang kuhirup
Engkau memberiku cukup kesadaran...
Andai bisa kugenggam udara
mungkin nafas tak akan berat terhela
hari ini kuingat pada suatu masa
aku pernah begitu leluasa
04/08
5)
DERITA
itu bukan apa-apa
ia hanya bagian dari nikmat luar biasa
panas terik
gigilnya dingin
pun air mata rindu
kusemai dzikir di taman-Mu
kulantun do'a di simpuh sujud kelam malam-Mu
kutumpah rindu ketika kusebut asma-Mu
Kau hias hamparan sajadahku
dengan putihnya melati
hingga tak menyisa kala malam
kekasih
kucinta Kau
di tiap hela nafas
kucinta Kau tiap denyut nadi jantung berdetak
kucinta Kau tiap gerak tubuh sentuh indra
Engkau tahu sungguh ku tergesa
rengkuh raihlah aku segera
kan kudekap harum mahabah
terbangkan aku ke langit-Mu
biar ku leluasa
menghela nafas lega
05/08
6)
SEUTAS JIWA
biar kujaga
tak kan hilang asa
biar malam tak ramah
pagi masih tersenyum rekah
biar terik siang menampar
sore menjelang jingga berbinar
06/08
BANJARNEGARA 07/08/2012
mengingat setiap lupa
berjalan tanpa alas
memegang tanpa menyentuh
bernyanyi tanpa bersuara
melihat dengan terpejam mata
29/07
2)
SELAGI NAFAS
masih terhela
akan kuingat senyum tersisa
sejak sekian masa asa
apa kau dengar bisik dalam jiwa
tentang kisah yang terbingkai sekian lama
ketika mimpi memanggil
aku harap segera usai
gigil rinai hujan lelah mencoba
aku terheran ketika kutemui sebuah cermin
kenapa tak terpantul sama
apakah aku mesti terus takjub
pada cermin yang hilang bening?
29/07
3)
MENTARI ITU
berteman dengan lautan sepi
gelombangnya melipat rindu
03/08
4)
IYA
ketika ku merasakan ini
semkin kucinta kucinta
tiap hela nafas yang kuhirup
Engkau memberiku cukup kesadaran...
Andai bisa kugenggam udara
mungkin nafas tak akan berat terhela
hari ini kuingat pada suatu masa
aku pernah begitu leluasa
04/08
5)
DERITA
itu bukan apa-apa
ia hanya bagian dari nikmat luar biasa
panas terik
gigilnya dingin
pun air mata rindu
kusemai dzikir di taman-Mu
kulantun do'a di simpuh sujud kelam malam-Mu
kutumpah rindu ketika kusebut asma-Mu
Kau hias hamparan sajadahku
dengan putihnya melati
hingga tak menyisa kala malam
kekasih
kucinta Kau
di tiap hela nafas
kucinta Kau tiap denyut nadi jantung berdetak
kucinta Kau tiap gerak tubuh sentuh indra
Engkau tahu sungguh ku tergesa
rengkuh raihlah aku segera
kan kudekap harum mahabah
terbangkan aku ke langit-Mu
biar ku leluasa
menghela nafas lega
05/08
6)
SEUTAS JIWA
biar kujaga
tak kan hilang asa
biar malam tak ramah
pagi masih tersenyum rekah
biar terik siang menampar
sore menjelang jingga berbinar
06/08
BANJARNEGARA 07/08/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar