layar sudah kukembangkan
kumenunggu angin
ia yang akan membawaku...
duhai laut
duhai angin
tersenyumlah, sambut aku
bawalah kemenanganku padanya
Thamzuraida
kau ajak jiwaku selalu bersemangat
saat kusedih merana putu sasa
ketika ku sakit dan tak berdaya kau datang
meski hanya suara
aku bahagia
Thamzuraida
aku rindu ceritamu
tentang
kilau laut keperakan di permukaan
ketika lumba-lumba berenang berloncatan mengejar kapal
ketika burung camar terbang dan kembali membawa berita
ketika ombak berkejaran berdebur menuju pantai
ketika bulir pasir putih memainkan kaki
duhai kau Thamzuraida
aku sedang rasakan dahsyatnya rindu
hingga kubisa rasakan aroma bubur tahu
rasakan aroma masakan sotongmu
bahkan seluruh masakanmu
mengundang selera makanku
Thamzuraida
selalu kau hadiahi aku
dengan do'a
pada Dia Sang Cahaya
yang selalu dalam debar kupuja
Thamzuraida
mimpiku berbagi cerita
Banjarnegara 20/03/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar