SAAT
Kakiku terbuai butir pasir
kuhirup nafas asa
terbebasku dari lara
aku hanya membingkai setiap lupa
lalu kulepas ke laut lepas
: setiap detik detak jantung, Kau ada
KABAR PENA
kau buka batas langit
sehingga kau temu tanda
ku ada
berulang kau kata
akulah
asa
kusambut
kabar pena
RINDU
Tertutup mimpiku ketika mata terbuka
tak lagi nampak kelam semalam
keabuan pandang hanya sekilas
seberkas itu menyelusup
hujan telah berhenti turun, bahkan rintik pun enggan
aku ingin berganti burai kata-katamu
: rindu
EES 12012013
Ilustrasi: Eftelya
Kakiku terbuai butir pasir
kuhirup nafas asa
terbebasku dari lara
aku hanya membingkai setiap lupa
lalu kulepas ke laut lepas
: setiap detik detak jantung, Kau ada
KABAR PENA
kau buka batas langit
sehingga kau temu tanda
ku ada
berulang kau kata
akulah
asa
kusambut
kabar pena
RINDU
Tertutup mimpiku ketika mata terbuka
tak lagi nampak kelam semalam
keabuan pandang hanya sekilas
seberkas itu menyelusup
hujan telah berhenti turun, bahkan rintik pun enggan
aku ingin berganti burai kata-katamu
: rindu
EES 12012013
Ilustrasi: Eftelya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar