PUISI PAGI ………… BY ; Erlin Erlina Soraya
30/06/2012
DETIK
sampai detik yang Enkau kehendaki duhai Tuhan
jangan biarkan aku terkulai sebelum detik itu
beri aku kesempatan untuk persembahkan
yang semestinya ku persembahkan
kekuatan bukan hanya dari mana ia datang
namun bagaimana agar ia datang
iya, dengan tekad dengan permohonan
kekuatan pasti di hadirkan
menyakitkan memang
kehilangan perhatian pula sayang
namun itu bukan alasan untuk kehilangan kekuatan
kasih sayang ada pemliknya
pula cinta! tidak ada cinta besar di dunia
kecuali cinta sang pemilik cinta
( 02:00)
DETAK ITU, DETIK
kau lihatlah! detak itu, detik
jangan pernah kau tunda lagi
sepertiga hanya malam ini
esok entah
segeralah!
sambut dengan do’a
beribu pasukan-Nya telah turun telah sedia
membentangkan sayap mengelilingimu
mengaminkan permohonanmu
rasakan senyum-Nya
indah menawan mempesona
melihatmu memuliakan
sepertiga malam-Nya
(02:30)
LIMA MENIT LAGI
sedetikpun jangan tunda lagi
lima menit itu panjang ……
karena sedetik kemudian
bisa jadi tak ada kesempatan
lepas tujuh ikatan di tubuhmu
cabut paku di kepala pula kakimu
dengan seluruh kekuatan do’amu
bangun bangkitah demi untuk ketenaganmu
Tuhan tidak akan membiarkan qiyyammulailmu
(03:04)
AKU TELAH LIHAT
diriku terang pagi ini
tertunduk di juntai mukena
seperti kemarin di sepertiga pula
ku himpun nafas ku tahan di dada
ku hela dengan lega
Tuhan peluklah aku, pula mimpiku
dekaplah keberanian juga keteguhan hati
jangan biarkan goyah limbungkan kehidupan
tetapkanlah hatiku jangan sampai ragu
(04:15)
PESAN
pasti telah terbaca
meski aku tak lihat ada tanda
nurani saja aku percaya
setulus hati aku tak berkeberatan atas dirimu
namun apalah dayaku
engkau tak lagi memandangku
Tuhan Maha Pengasih Penyayang
Maha Tahu niatku
apapun itu bukan untuk menyakitimu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar