Kamis, 23 Mei 2013

RINDU YANG KEMARIN

RINDU YANG KEMARIN
oleh Erlin Erlina Soraya

Sebentar lagi, biasanya sudah kusiapkan kipas, untuk menyejukkanmu agar tak terbangun karena panas yang tak kau suka. Mengelus keningmu dengan jari-jariku ketika kau bergerak hampir membuka matamu. Aku terus jaga agar lelapmu sampai subuh menjelang. "Sayang, aku tak pernah bosan."

Aku menjagamu seperti prajurit malam...sepanjang kelamnya yang masih merebah, hingga pagi yang Dia janjikan menjemput. Lalu kudengar cerita mimpi-mimpimu semalam. Atau sama sekali tak ada cerita, sebab terlalu indah hingga kau bilang: Tak terkatakan indahnya.

Kapan kau tidak membuatku tersenyum? Sama sekali tidak pernah, bahkan sampai kaubuat kamarku seperti kapal pecah. Aku lebih menyukainya dari pada semua ada pada tempatnya namun tak kurasakan dekap, peluk ciummu. Cepatlah pulang, aku rindu kau bisikkan: Aku sayang, bunda...

BNA Wanadadi 21052013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar