Minggu, 23 Juni 2013

AKU ADA

AKU ADA

oleh Erlin Erlina Soraya (Catatan) pada 8 Juni 2013 pukul 1:17 
 
Aku sedang tidak bertanya kenapa Engkau hadirkan aku kedunia, juga kenapa yang mendera adalah derita begitu panjang. Bukan aku sedang tidak suka dengan perjalanan yang sudah dan sedang aku jalani. Juga bukan sedang mengeluh, ketika setiap pijak hampir separuh perjalanan adalah kerikil tajam, bahkan berliku dan curam. Sama sekali tidak sedang aku sesali aku ada, dan berdiri di sini, sebab Engkau telah pilih dua hamba-Mu yang mulia untuk menjadi perantara kehadiranku.

Aku hanya ingin merasakan sentuhan cinta di relung yang terdalam, mampu memahami diriku sendiri sebagai hamba atas cinta yang Engkau kuasai, sang Khalik penguasa 'Arasy. Sehingga setiap halai napasku adalah detik-detik yang paling berharga. Dan ketika Kau jatuh cinta, aku tidak ingin sedang mengabaikan-Mu, melalaikan-Mu, sehingga dengan mudah aku menerima uluran cinta-Mu.  

Sekian tahun kembali kuingat... Pada gelombang pasang sebab angin yang membadai. Aku terhempas dengan perahu yang terbelah. Hatiku bergetar, ketika seraut wajah terbayang, "aku sang pemimpi berharap dia sungguh-sungguh datang." Membuat aku percaya, tenaga cinta, kekuatan mimpi, dan cinta selain cinta-Mu itu ada. 
Suatu kali pernah aku rasakan beribu kupu-kupu melanda perutku, kepak sayap kecilnya membahagiakanku. Namun musim yang indah menjelma berdarah, terlambat kusadari di balik kepak kecilnya kupu-kupu terselip belati. Berhamburanlah kalimat-kalimat mengiris di seputaranku, tak henti-hentinya mengelilingiku.

Tuhan, bukankah aku hanya belum terjaga dari mimpi...? Dan Kau tahu aku tidak beniat mengakhirinya sendiri... Hanya Engkau Yang Maha Paham, biar kujalin saja serangkaian lara di pelataran dengan doa dan cinta.

 Aku tidak menyesal jika harus kehilangan yang kemarin, asalkan aku tahu di mana semesta berada, saat aku menatapnya. Masih selalu bisa kulihat lelah tak pernah singgah pada cahaya bulan, bintang, dan matahari, silih berganti mengitari. Aku tak akan teriak dengan gelegar, untuk membuat-Mu mendengar; Hanya terbersit, terbisik pun Engkau tahu, apa yang ingin aku lepaskan.

BNA Wanadadi, 8 Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar