Jumat, 28 Juni 2013

DENGANMU LENTERAKU

DENGANMU LENTERAKU
oleh Erlin Erlina Soraya

Ketika aku dalam gulita, kau adalah lentera yang mengantarku pada terang-Nya. Dalam gelapmu kau lebih merasakan terang-Nya. Merindukan sinar bulan, terangnya matahari...itu aku. Kau bahkan telah menyimpan terang keduanya dalam hatimu.

Peta menuju-Nya pun sudah kausalin, kausimpan, kaubingkai indah di dinding hati. Juga nyanyi sunyi yang biasa kausuka, selalu ada di selanya. Iramanya tak pernah sirna, menemani setiap kaulantunkan yang Dia cinta.

Gerbang itu pasti terbuka untukmu, ketika istana-istana megah selesai dibangun-Nya. Bunga-bunga yang kausemai di halamannya akan tersenyum memesona. Ia akan abadi, dan takkan meremah lagi.

Kausertakan aku di helai-helai waktumu, bersama menyapa kabut, mengajaknya berteman dengan embun, juga matahari yang tak pernah ingkar janji, menjemputnya setiap pagi.

Dibalik gulita, kau bahkan banyak bercerita tentang warna, yang aku belum pernah melihatnya. Kau bilang, langit tak pernah pucat, bulan tak pernah meredup, bintang selalu kejora, dan matahari tak pernah kehilangan sinarnya.

Inilah, sesungguhnya bahagia.

BNA Wanadadi 29062013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar