Jumat, 28 Juni 2013

SEMANGKUK RASA

SEMANGKUK RASA
oleh Erlin Erlina Soraya

1/
tongkatku nyaris patah
sebab lubang kecil itu
hampir kuhentikan langkah

sejenak
hatiku terbungkus pilu
bukan sebab sembilu
: jiwaku menertawaiku
malu

2/
rintih itu sepanjang malam
gelisah mengingat kelak
bungkuk punggung serupa busur panah
kemudian punah

tapi, ini belum sampai titik akhir
siapa yang tahu sedetik kemudian

3/
pilih aku
untuk-Mu
cukup terhibur
dengan-Mu

halangi pandanganku
dari makhluk-Mu
cukup dengan kebajikan
dari segala kelembutan-Mu

4/
ijinkanku
menekuninya
hingga kutemu hamparan rindu
di taman yang tersemai bunga-bunga
istana-istana megah
yang Kaubangunkan
dengan halaman kebahagiaan
berpeluk keindahan
: biarkan kusebut, sebutan yang Kau cinta, hingga Kau henti nafas yang kuhela

BNA Wanadadi 27062012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar