Senin, 07 Juli 2014

Fiksi: KETAHUAN


"Cari siapa ya?"

"Rosi Mba."

"Rosi siapa?"

"Rosimiati. Dia dulu satu SMA, sama saya."

"Oh. Saya Tina, kakaknya, ada perlu apa ya, sama adek saya"

"Bagaimana kondisi anaknya? Jadi di operasi?."

"Astaghfirullah... Kapan njenengan ketemu adik saya?"

"Kemarin telpon, anaknya di rumah sakit, katanya, mau dioperasi, bahkan dia cerita, biaya yang dibutuhkannya tidak sedikit."

Yani menerangkan tanpa mengatakan bahwa Rosi akan pinjam uang untuk biaya oprasi anak perempuannya.

"Sebentar ya, saya panggilkan."

Sambil menunggu Rosi keluar, Yani iseng, menghampiri gadis kecil yang sedang bermain boneka di teras.

"Hallo, siapa ini..."

"Fathiya, Tante."

"Cantik banget..."

Tak lama kemudian, Rosi keluar bersama Tina. Sekilas wajah Rosi terlihat ketakutan.

Seketika Fathiya menghambur ke pangkuan Rosi. "Mama, jadi nggak kita ke alun-alun?"

"Iy..ya, nak sebentar ya, Mamah lagi ada tamu." Jawab Rosi gugup.

"Ini, putrimu, Ros?"

"I...iiiya..."

"Berapa anakmu, yang sakit yang mana?"

"Tante, anak mama cuma Fathiya kok!"

Sebelum Rosi menjawab pertanyaan Yani, Fathiya sudah nyerocos menerangkan, kalau dia anak tunggal.

*) Njenengan: Anda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar