Kamis, 11 September 2014

Seketika Tentang Kau dan Cehiko I

(1)

MALAM
oleh Erlin Erlina Soraya

Malam itu, seolah turun hanya untukmu
hari ke delapan laksana gelap menyelimuti
detik demi detik yang kautunggu, tak jua berlalu
"Akankah esok Cehiko datang untukmu?"

Tak sepicing pun kau tertidur
seolah malam tak berakhir
kenangan pedih seperti hidup kembali
mengerumunimu tanpa ampun

Entah yang terbayang olehmu
hingga kau menyebutnya seumpama film
berputar-putar, seperti saat Cehiko
menari-nari mengitarimu

Aku hanya ingin, masih melihat senyummu esok
dengan atau tanpa yang kausebut Cehiko
bukankah hanya raganya yang meninggalkanmu?

BNA, 07062014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar