Jumat, 31 Oktober 2014

BISIK ANGIN

Sayang, apa kau masih mngingat, bagaimana dulu angin berbisik, "Terbanglah bersamaku... Biar, setiap luka setiap duka yang kaupendam tertumpah, tertinggal di awang-awang."

Apa kau juga masih mengingat? Dia berjanji akan membawamu ke langit, berteman dengan awan mendung dan terangnya? Hingga kau tak terkejut bila saatnya kelak, bertemu salah satunya?

Iya, kau ingatlah sepanjang kau suka, namun pesanku..."Jangan sedih, jika angin pun akhirnya meninggalkanmu...lalu, menertawaimu." 

BNA, 31102014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar