LAGI, SEPERTI KAU
Angkatlah wajahmu, aku tahu kau tak suka... Bagaimana kau masih
mengenaliku, sedang aku sudah bukan yang dulu. Kenapa kau marah kemudian
seketika tersenyum?
Sebentar, jangan sertakan aku denganmu
dulu... Kau juga pasti tahu, banyak yang mesti aku benahi. Bagaimana aku
berani membawa diriku dengan kondisi seperti yang kaulihat? Aku tak
berani. Dia pasti juga akan menolakku.
Eh, kau melambai... Tidak, tidak.. Stop disitu, jangan mendekat, kenapa
sekarang kau membuatku bernapas kesakitan? Tidak biasanya... Kau hadir
membuatku tak bahagia, senyum yang sekarang sinis kulihat, aku tidak
suka.
Apa aku sedang bermimpi? Seperti malam-malam kemarin,
kau hadir, diam kemudian lalu lalang dihadapanku, Setelah terang
nampakmu kian jelas... Mengambang.
BNA, 25112014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar