IBUKU MADRASAH AGUNGKU
Pagi
ini ibu terlihat sangat letih, semalaman tak tidur, dan terakhir kulihat ibu
sedang menyeka uyut untuk siap sholat subuh. Masih dengan senyum yang sama
ketika ibu dipanggil uyut, diminta menuntunnya sholat, padahal belum lagi ada
lima menit ibu baru selesai menuntunnya.
"Uyut
lupa yah... kan baru selesai sholat, nggak ada sholat setelah sholat subuh
Yut..." Dengan penuh kelembutan ibu menggenggam tangan uyut, mengingatkan.
Ibu
telah tertidur di sofa, setelah berebut perhatian-Nya dengan malam.
Kewajibannya sebagai anak dan hamba yang taat telah ibu tunaikan dengan tidak
mengeluh. Sungguh tak pernah sekalipun kulihat penyesalan di wajah ibu yang
harus berletih-letih dari semalam hingga subuh tadi. "Maaf ibu, aku yang
belum bisa memberimu yang terbaik setelah ibu membuatku seperti sekarang,
bahagia." Begitu yang sering ibu bisikkan pada telinga uyut ketika uyut
sudah mulai merengek seperti biasa.
Sering
kulihat tetes bening itu menggenang di mata ibu. "Terima kasih ya Allah,
Engkau telah memberiku kesempatan untuk memperbanyak pahala dengan Kau sediakan
ladang amal yang demikian luas, ampunilah jika telah dengan tidak sengaja aku
menyia-nyiakan kesempatan ini dengan keluhan karena letihku." Setelah
menyeka air matanya, ibu menciumi wajah uyut berulang kali.
BNA
Wanadadi 20/11/2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar