Selasa, 16 April 2013

CERITA NYIUR




Aku tak menghindari badai, namun aku hanya berlindung dari amukannya, sampai nyiurnya hadir mnyejukanku. Aku akan membawanya pulang dan mengajaknya duduk bersama menikmati seteguk manisnya hari. Mendengar ceritanya ketika kembara.

Akan kudengar dengan takjub, satu, dua, tiga atau puluhan bahkan ribuan ceritanya. Terakhir kudengar cerita, tentang si pohon basar yang tumbang dan ilalang si rumput liar.

Banyak yang terjadi sebelum nyiur kembali.

BNA Wanadadi 14/11/2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar