Selasa, 13 Agustus 2013

Tanpa-Mu




oleh Erlin Erlina Soraya

Menyebut-Mu duhai, kesejukanku, bukan aku mengigau, tapi memintamu, "Jangan pernah meninggalkan aku dalam perih." Meski berkali kulepas pinta, bahkan beribu pun... Dari air mata hingga menjelma derasnya hujan... Selama kumasih hela napas, tak kuhenti, kulepas. Kau telah lihat, ruang di relung hati, kan kupenuhi dengan-MU.

Cintaku takkan pernah selesai...adalah Kau. Jangan butakan aku sebab rasa, ingatkan aku pada suatu masa yang aku akan menjalaninya. Jadikan air mataku air mata rindu, di tiap terik siang hingga kelamnya malam.

Hening pelataran-Mu... Namun aku takkan pergi, dari gelap hingga langit pias. Biarkan semesta membisik padaku, tentang-Mu. Khusuk menyelusup sejuk ke relung yang terdalam, mengalir seiring denyut nadi detak jantungku. Meski hari terus berganti, aku akan terus berdiri...simpuh, di hadapan-Mu. Seperti semesta yang tak pernah istirah, menyebut nama-Mu, bertasbih pada-Mu.

Kirimkan padaku wangi bunga-Mu, Kekasih... Di hampar sajadah yang tak henti memanjang hingga saatku tiba. Biarkan kunikmati semilir sejuk jatuh di pucuk sunyi. Juga indah kristal embun di saat pagi.

BNA Wanadadi 13082013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar