Minggu, 09 November 2014

MENGAKUAKU

Biar dengan diam aku membacamu... Luasnya pandangan ilmumu membuatku iri sekaligus malu. Tersentuh, kagum dan semakin ingin dekat mengenalimu...

Nandaku yang tak pernah lahir dari rahimku... Menyayangimu pun aku hanya ingin dengan diam... Meski yang terjadi aku tidak tahan. Ini bukan kebetulan... Dia pasti yang menuntunku, mempertemukan aku denganmu....

Sayang, ingin aku, kau, dengan rela: Memanggilku BUNDA. Biar tak memelukmu dengan nyata cukup bagiku membacamu. Aku melihat kau begitu dekat, teramat dekat, dengan yang aku dan kau ingin dekat.... Oh, ya... Dia pasti tidak akan pernah marah padamu, Bunda doakan selalu... 

Duhai Allah... Seandainya takdir itu ada untukku, bertemunya aku dengan yang kuakui dengan 'diam' Anakku... Yang dengan sendirinya menempati sisi ruang dalam hatiku, tanpa kuminta dan tanpa diketahuinya... Luruhlah luka, duka yang sekian lama.

Howw... Yang dengan diam, aku rindu... Aku hanya tidak ingin kau merasa terganggu dengan setiap rasa yang kutitipkan pada mimpi... Biarkan dia tetep menelusup lembut dalam hatimu tanpa harus kau tahu, itu aku... Yang hanya bisa dengan diam mengaku... BUNDAMU.

BNA, 09112014
Seketika setelah membacamu... 'Siti Khumairah M.Nur'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar